Baksos Raya FK Unmul: Pemeriksaan Spirometri untuk Driver Ojek Online di Samarinda

Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman (FK Unmul) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Raya berupa Pemeriksaan Spirometri, yang dilaksanakan pada Minggu, 9 November 2025, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA. Kegiatan ini secara khusus menyasar target sasaran operasional (TSO) driver ojek online, seperti mitra Gojek, Grab, dan Maxim, yang sehari-hari bekerja di jalan dengan paparan polusi udara serta risiko gangguan kesehatan pernapasan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PPDS Paru Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, TBM Azygos, serta mahasiswa Kedokteran FK Unmul Angkatan 2025. Sinergi antara tenaga medis, calon dokter spesialis, serta mahasiswa kedokteran menjadi wujud nyata kerja sama lintas tingkatan dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan, khususnya kesehatan paru.
Spirometri dipilih sebagai fokus utama pemeriksaan karena merupakan metode sederhana, aman, dan efektif untuk menilai fungsi paru seseorang. Pemeriksaan ini mampu mendeteksi gangguan pernapasan seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), asma, maupun penurunan kapasitas paru akibat paparan polusi jangka panjang. Kelompok driver ojek online dinilai sebagai kelompok berisiko karena sebagian besar menghabiskan waktu berjam-jam di jalan raya dengan tingkat paparan asap kendaraan dan debu yang tinggi.
Rangkaian Baksos Raya dimulai dengan registrasi peserta, pengisian formulir, penandatanganan informed consent, serta pemberian nomor antrean untuk menjaga ketertiban pemeriksaan. Selanjutnya, peserta menjalani pemeriksaan berat badan, tinggi badan, dan tekanan darah oleh tim TBM Azygos bersama mahasiswa FK Unmul Angkatan 2025 sebagai penilaian awal kondisi kesehatan umum, termasuk status gizi dan deteksi dini gangguan tekanan darah yang berisiko terjadi pada pekerja dengan aktivitas tinggi dan jam kerja panjang.
Pemeriksaan inti berupa spirometri dilakukan oleh PPDS Paru bersama dokter spesialis paru. Pada tahap ini, peserta diminta melakukan manuver pernapasan tertentu menggunakan alat spirometer, yang kemudian akan dianalisis untuk menilai kapasitas paru serta aliran udara ekspirasi. Hasil pemeriksaan ini menjadi dasar untuk mengetahui apakah terdapat gangguan fungsi paru atau tidak.
Setelah pemeriksaan, setiap peserta mendapatkan sesi konsultasi dan edukasi kesehatan bersama PPDS Paru. Dalam sesi ini, peserta memperoleh penjelasan mengenai hasil spirometri, makna angka-angka pemeriksaan, serta saran tindak lanjut bila ditemukan kelainan. Edukasi juga diberikan terkait pentingnya menjaga kesehatan paru, penggunaan masker saat berada di jalan, menghindari paparan asap rokok, serta penerapan pola hidup sehat.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan juga mendapatkan paket sembako dari Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi wujud apresiasi terhadap partisipasi para driver ojol dalam kegiatan Baksos Raya ini.
Melalui kegiatan ini, FK Unmul berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para pekerja sektor transportasi, akan pentingnya deteksi dini gangguan pernapasan dan pemeliharaan kesehatan paru. Baksos Raya Spirometri tidak hanya menjadi ajang pelayanan kesehatan, tetapi juga sarana edukasi dan penguatan peran institusi akademik dalam pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan semacam ini diharapkan terus berlanjut sebagai langkah nyata mendukung pembangunan kesehatan di Kalimantan Timur.